BRMP Papua Pegunungan Dorong Penggunaan Benih Kopi Lokal dalam Rapat Koordinasi Pengadaan Benih
Jayawijaya, Papua Pegunungan — BRMP Papua Pegunungan bersama Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, penangkar benih sumber kopi, Gapoktan Awiru J5, dan pihak swasta (Baliem Pilamo Hotel) mengikuti Rapat Koordinasi Pengadaan Benih Kopi oleh Pihak Swasta pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Hotel Baliem Pilamo, Kabupaten Jayawijaya, tersebut membahas sumber benih kopi yang akan digunakan untuk mendukung pengembangan komoditas kopi di Papua Pegunungan.
Dalam rapat, BRMP Papua Pegunungan menyampaikan bahwa rencana mendatangkan benih kopi dari luar Papua Pegunungan perlu dipertimbangkan dengan memperhatikan kemampuan benih dalam menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan setempat. Perbedaan kondisi lingkungan juga dapat memengaruhi kebutuhan pemupukan dan penggunaan pestisida serta kualitas kopi yang dihasilkan. Selain itu, penggunaan benih dari luar perlu dikoordinasikan dengan baik agar pelaksanaannya dapat diterima dan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya menjelaskan bahwa Kebun Sumber Benih telah tersedia di Papua Pegunungan, sehingga penggunaan benih lokal menjadi salah satu pilihan yang perlu diprioritaskan. Benih yang berasal dari kebun sumber di wilayah Papua Pegunungan dinilai telah beradaptasi dengan kondisi iklim setempat. Pihak penyedia juga menyampaikan bahwa untuk Kabupaten Jayawijaya akan menggunakan benih lokal Papua Pegunungan, sedangkan Kabupaten Lani Jaya dan Tolikara akan menggunakan benih dari luar Papua.
Sebagai hasil koordinasi, disepakati bahwa persemaian benih lokal Papua Pegunungan dan benih dari luar akan dilakukan di tempat yang terpisah sebagai langkah untuk menjaga kesehatan dan pertumbuhan tanaman selama proses persemaian. BRMP Papua Pegunungan juga menekankan pentingnya koordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat adat apabila menggunakan benih dari luar wilayah. Sebagai tindak lanjut, peninjauan lokasi persemaian benih kopi akan dilaksanakan pada Minggu, 30 Agustus 2026, di Kampung Jagara, Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya.